Terkoneksi

Ini pukul 1:52 dini hari. Sudah masuk hari selasa. Di malam sebelumnya saya dan dia tidak bercakap-cakap dahulu. Aktivitas kami di jejaring sosial itu terakhir pukul sebelas siang pada senin yang cerah. Jika pada hari hari sebelumnya saya menganggap hal itu biasa, maka berbeda dengan hari ini. Sejak siang itu tidak ada aktivitas untuk bersua … Baca lebih lanjut

M&B

Akan saya ceritakan sebuah kisah. Kisah tentang seseorang yang mendapat status istimewa. Sebenarnya kami berkenalan sudah lama. Tahun dua ribu delapan kala itu. Kenal tak kenal sebenarnya. Kenal karena kami memang sering bertemu. Tak kenal karena dalam setiap pertemuan kami tak saling sapa. Jangankan mengobrol panjang lebar, say hallo saja mungkin “kadang”. Hari berganti minggu, … Baca lebih lanjut

Bulan membakar pucuk cemara

Hari ini angin kencang berhembus Menggoyangkan pucuk pucuk cemara. Bahkan ranting pun terkadang ikut bergoyang. Kau tidak percaya? Aku tak peduli Kencangnya angin tak mampu membawamu kepadaku. kapan rinduku mengembara? Ketika bulan membakar pucuk pucuk cemara?

Mengungkap rasa tak hanya lewat suara

Kemarin sore ketika saya dan dia tengah bercakap-cakap lewat tulisan, membicarakan rindu, mengungkapkan perasaan, masih menaruh rindu yang separuh. Sudah beberapa minggu ini kami belum bertemu. Dia membuat saya menunggu dan dia membuat saya menunggu menjadi menyenangkan. Bagaimana bisa menyenangkan? Iya karena saya menunggu orang yang saya sayang. Setiap waktu dalam menunggu menjadi berarti bagi … Baca lebih lanjut

Buatmu

Mendung. aku menyukai mendung, sama seperti aku menyukai hujan. Tapi mendung tak selalu akan menurunkan hujan. Tapi mereka juga tak dapat dipisahkan. Mendung dan hujan. Mereka berdua magis, selalu mampu mengorek memori lama, menghadirkan rindu. Aku menyukai mendung. Sama seperti hari ini. Lewat celah jendela, aku menatap hari yang kelabu. Mendung. Begitu orang akan bicara … Baca lebih lanjut

Es Krim Kocok

Langit kelabu, awan mendung abu. Cinta jadi debu. Benarkah hal ini tabu? Seketika aku ingin makan labu di hari minggu yang kelabu. Hey kamu, kamu yang entah dimana keberadaannya. Ada tapi tak ada. Terasa tapi asing. Rindu ya merindu. Di batas kerinduan, di batas hujan hari ini. Semua rasa melebur. Apa ini sama seperti es … Baca lebih lanjut