DUPLIK (TUGAS KULIAH)

LAW FIRM

“FEBY DANIAR MAHARRANI & ASSOCIATES”

Office : Jl.Seroja No.35 Subang – 41213 INDONESIA

Phone : (0260) 415365

“UNTUK KEADILAN”

DUPLIK

————-

TANGGAPAN PENASIHAT HUKUM

ATAS REPLIK JAKSA PENUNTUT UMUM

Majelis Hakim yang terhormat,

Jaksa Penuntut Umum yang kami hormati,

            Sebelumnya kami Tim Penasihat Hukum Terdakwa Sarimin, SH mengucapkan terima kasih kepada semua yang hadir di persidangan ini, terutama pada Majelis Hakim yang memeriksa perkara ini, karena kami masih diberi kesempatan untuk mengajukan tanggapan atas Replik Jaksa Penuntut Umum. Dengan tanggapan atas tanggapan ini, kami sama sekali tidak bermaksud memperlambat atau mempersulit jalannya persidangan, namun kesempatan yang disediakan oleh prosedur Hukum Acara Pidana ini kami tujukan semata-mata untuk mencari kebenaran sejati untuk menegakkan hukum dan keadilan dalam perkara ini.

            Bahwa setelah mempelajari point-point replik  dari Jaksa Penuntut Umum maka berikut ini kami memberikan tanggapan point demi point sebagai berikut :

Bahwa Tim Penasihat Hukum tidak sependapat dengan Penuntut Umum berkaitan dengan pembuktian Pasal 372 KUHP dengan dasar pertimbangan sebagai berikut :

  1. Bahwa perbuatan yang di dakwakan  kepada Terdakwa Sarimin,SH yaitu Pasa l372 KUHP. Dimana disebutkan dalam Pasal 372 KUHP bahwa “barang siapa  dengan sengaja dan melawan hukum memiliki barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagian adalah kepunyaan orang lain, tetapi yang ada dalam kekuasaannya bukan karena kejahatan, diancam dengan penggelapan, dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau  pidana denda paling banyak Sembilan ratus rupiah.” Jelaslah bahwa unsur-unsur materiil tidak terpenuhi sehingga tidak dapat di terapkan pada Terdakwa Sarimin,SH dan tidak dapat dibuktikan di persidangan.
  2. Bahwa Pasal yang di dakwakan kepada Terdakwa atas tuduhan tindak pidana penggelapan tidak dapat diterapkan  karena perbuatan itu tidak dilakukan dengan sengaja oleh Terdakwa. Terdakwa meminta uang untuk biaya sita jaminan, banding dan  upaya hukum lainnya kepada Penggugat, tetapi karena surat kuasa yang semula telah ditandatangani oleh kedua belah pihak yaitu Terdakwa pada saat masih menjadi Advokat/Penasihat hokum Penggugat dengan Penggugat hanya sebatas menangani perkara di Pengadilan Negeri saja.

Majelis Hakim yang terhormat,

Jaksa Penuntut Umum yang kami hormati,

Berkaitan dengan hal tersebut, kami tetap berkesimpulan  bahwa dakwaan Pasal 372 KUHP yang di dakwakan kepada Terdakwa tidak dapat dibukikan padadiri Terdakwa, sehingga menurut hormat kami, Terdakwa hanya dapat di persalahkan dengan dakwaan Pasal 378 KUHP. Sekalipun tidak ada alasan pemaaf dan pembenar bagi Terdakwa, namun kami memandang bahwa sesuai dengan kondisi yang menyertai Terdakwa, maka Terdakwa harus dihindarkan dari penjatuhan sanksi pidana yang bersifat perampasan kemerdekaan.

Bahwa dengan demikian  maka kami menyatakan tetap pada pembelaan sebagaimana yang telah kami bacakan pada sidang tanggal 22 Februari 2012.

Akhirnya pertimbangan selanjutnya kami serahkan sepenuhnya kepada Majelis Hakim yang memeriksa dan  mengadili perkara ini dan harapan kami adalah terwujudnya hukum  pidana yang adil dan manusiawi dalam perkara ini.

Subang, 7 Maret 2012

Tim Penasihat Hukum,

 

Feby Daniar Maharrani,SH.,MH

 

Mutiara Hajar,SH

 

 Danial Rochmat,SH

 

 Imas Khaerunissa,SH

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s