PUTUSAN SELA (TUGAS KULIAH)

PUTUSAN SELA

————————————-

No.13/Pid B/2012/PN.Sbg

            DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

            Pengadilan Negeri Subang yang memeriksa dan mengadili perkara pidana secara biasa dalam peradilan tingkat pertama dalam persidangan secara Majelis, menjatuhkan putusan sela sebagaimana tersebut dibawah dalam perkara terdakwa : ———————————————————————————————- SALEWAT——————————————————–

            Tempat Lahir di Subang , umur/tanggal lahir 30 tahun/1 Januari 1982, jenis kelamin laki-laki, agama Islam, kebangsaan Indonesia, tempat tinggal di Desa Pagarayu, Kecamatan Ciater, kabupaten Subang, pekerjaan Karyawan.

Terdakwa tidak ditahan—————————————————————————————-

Pengadilan Negeri tersebut. ———————————————————————————–

            Telah membaca dan meneliti berkas perkara yang bersangkutan. —————————

Telah membaca berita acara persidangan terakhir yaitu berita acara pemeriksaan persidangan pada hari Senin tanggal 3 April 2012. ———————————————————————–

            Menimbang, bahwa terdakwa didakwa oleh Jaksa Penuntut Umum sebagaimana dalam surat dakwaan penuntut umum Nomor:PDM-105      /Sbg/4/2012 yang dibacakan dimuka sidang pada hari Selasa, tanggal 15 Februari 2012, yang pada pokoknya diatur dan diancam dengan pidana menurut Pasal 285 KUHP. —————————————

Menimbang, bahwa atas dakwaan Jaksa Penuntut Umum tersebut, Penasihat Hukum terdakwa telah mengajukan Eksepsi atau  nota keberatan seperti tertera dalam berita acara tanggal 3 April 2012 yang  pada pokoknya terhadap dakwaan penuntut umum: ———————-

  1. Bahwa sebagaimana dicantumkan dalam dakwaan Sdr. Penuntut Umum bahwa waktu dan tempat terjadinya tindak pidana adalah sebagai berikut :
    1. Hubungan ke 1 terjadi tanggal 6 Maret 2011,Terdakwa melakukan hubungan intim dengan Sariintan dengan cara memaksa dan mengancamnya, yang dilakukan di obyek wisata Ciater.
    2. Hubungan ke 2 terjadi tanggal 7 April 2011 sekitar jam 19.00 WIB atau setidak-tidaknya pada waktu  lain tetapi masih pada tanggal 7 April 2011 dilakukan di pinggir sungai dekat pemandian Desa Ciater.
    3. Hubungan ke 3 terjadi tanggal 15 April 2011 sekitar jam 17.00 WIB atau setidak-tidaknya pada waktu  lain  tetapi masih pada tanggal 15 April 2011 dilakukan disalah satu gubug pesawahan di Desa Ciater.
    4. Hubungan ke 4 terjadi tanggal 30 April 201 dilakukan di rimbunan bambu   dekat kebun Aswita Desa Ciater.

Berdasarkan  hal-hal tersebut diatas, Penasihat Hukum Terdakwa berpendapat bahwa Jaksa Penuntut Umum  keliru dalam  menentukan Locus dan Tempos delicti, hal ini dapat dilihat dengan dipergunakannya kata Kira-kira dan atau setidak-tidaknya. Serta surat dakwaan disusun dengan tidak jelas dan tidak menguraikan secara keseluruhan tentang konstruksi kejadian/peristiwa tindak pidana yang dilakukan oleh Terdakwa. Hal tersebut menjadikan surat dakwaan menjadi tidak jelas (Obscuur libel). Untuk itu Penasihat Hukum Terdakwa mohon supaya surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum harus dibatalkan. —————————

Menimbang, bahwa ekepsi Penasihat Hukum Terdakwa tersebut, Jaksa Penuntut Umum di muka sidang, mengajukan tanggapan tertanggal 10 April 2012 seperti tercantum dalam berita acara yang pada pokoknya berisikan : —————————————-

Bahwa eksepsi pihak Terdakwa bersifat mengada-ada karena setelah diteliti dengan seksama pada kenyataannya locus dan tempos delicti dari suatu tindak pidana yang di lakukan  Terdakwa sudah sangat jelas, adapun maksud dari dipakainya kata Kira-kira atau setidak-tidaknya  adalah untuk memberikan arti yang luas terhadap kurun waktu terjadinya tindak pidana agar Terdakwa tidak bisa lepas begitu saja dari dakwaan hanya karena Jaksa Penuntut Umum tidak tepat dalam menuliskan waktu dan tempat terjadinya tindak pidana,  sehingga menurut hemat Penuntut Umum eksepsi Penasihat Hukum Tersebut harus di tolak/dikesampingkan. ———————————————————-

Menimbang, bahwa atas tanggapan Jaksa Penuntut Umum tersebut diatas , Penasihat Hukum Terdakwa dipersidangan secara lisan menyatakan tetap pada eksepsinya yaitu bahwa surat dakwaan Jaksa penuntut Umum harus dibatalkan.————————————–

Menimbang, bahwa atas keberatan/eksepsi Penasihat Hukum Terdakwa tersebut diatas. Sesuai dengan Pasal 156 ayat (1) KUHAP, Majelis Hakim harus mengambil keputusan terlebih dahulu.————————————————————————————————————

Menimbang, bahwa keberatan Penasihat Hukum Terdakwa pada pokoknya adalah:..

 Bahwa menurut pendapat Penasihat Hukum  terjadinya tindak pidana tidak jelas dengan dipakainya kata kira-kira atau setidak-tidaknya.——————————————————–

Bahwa oleh sebab itu, Penasihat Hukum  memohon agar surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum harus dibatalkan. ————————————————————————————–

Menimbang bahwa Pasal 156 ayat (1), menentukan bahwa Terdakwa atau Penasihat Hukum dapat mengajukan keberatan dalam  hal Pengadilan tidak berwenang mengadili perkara Terdakwa atau dakwaan tidak dapat diterima atau surat dakwaan harus di batalkan. ——–

Menimbang bahwa Pasal 143 ayat (2) sub b KUHAP  menentukan bahwa Penuntut Umum membuat surat dakwaan yang di beri tanggal dan ditandatangani serta berisi uraian secara cermat, jelas dan lengkap mengenai tindak pidana yang didakwakan dengan menyebutkan waktu dan tempat tindak pidana ini dilakukan. ——————————————————————–

Menimbang, bahwa eksepsi Penasihat Hukum  telah memenuhi syarat Pasal 156 ayat (1) KUHAP dan Pasal 143 ayat (2) KUHAP, akan tetapi Majelis Hakim perlu memeriksa dan memutus materi keberatan Penasihat Hukum. ————————————————————-

Menimbang, bahwa sekalipun dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum tidak menuliskan Locus dan Tempos delicti secara terperinci yaitu meliputi waktu terjadinya tindak pidana yaitu dengan dipakainya kata Kira-kira atau setidak-tidaknya, namun pada kenyataannnya waktu terjadinya tindak pidana yang di tulis dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum  tersebut yaitu tetap terjadi pada Tanggal 6 Maret 2011, tanggal 7 April 2011,tanggal 15 April 2011 dan tanggal 30 April 2011. ——————————————————————————————————

Menimbang, bahwa berdasarkan fakta tersenut Majelis Hakim memnadang bahwa Jaksa Penuntut Umum sudak tepat dan jelas dalam menentuka Locus dan Tempos delicti  terjadinya tindak pidana tersebut sehingga tidak terjadi dakwaan kabur (Obscuur Libel).————————

Menimbang, bahwa berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tersebut di atas dan berdasarkan Pasal 156 ayat (1) dan Pasal 143 ayat (2) sub B Undang-Undang No.8 Tahun 1981 (KUHAP) maka Majelis Hakim berpendapat bahwa eksepsi/keberatan Penasihat Hukum Terdakwa tidak dapat diterima dan selanjutnya Majelis Hakim menetapkan bahwa pemeriksaan perkara ini dilanjutkan. ———————————————————————————

Mengingat, selain pasal-pasal dari Undang-Undang No.8 Tahun 1981 seperti diuraikan di atas juga peraturan undang-undang yang bersangkutan. —————————————

MENGADILI

  1. Menyatakan bahwa eksepsi dari Penasihat Hukum  terdakwa SALEWAT tersebut tidak dapat diterima. —————————————————————–
  2. Menetapkan sidang pemeriksaan perkara Terdakwa tersebut dilanjutkan. —–

Demikianlah diputuskan dan diucapkan pada hari : SELASA, TANGGAL 17 APRIL 2012, dalam permusyawaratan Majelis Hakim yang terdiri dari FEBY DANIAR MAHARRANI,SH.,MH sebagai Hakim Ketua Majelis, RYAN PURNAMA GUMELAR,SH, serta BACHTIAR RIFA’I,SH. Masing-masing sebagai Hakim Anggota, dan SAMSUTA,Sm.Hk. sebagai Panitera Pengganti, dengan dihadiri oleh KRIS PANJI ISMAYA,SH sebagai Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Subang, serta Terdakwa dan didampingi oleh Tim Penasihat Hukumnya : KOKO KUSWANTO,SH.,MH, RIZAL AGUSTIAN, SH dan ANGGA NOURMA NATAWIJAYA,SH . ————————

Panitera Pengganti                                                      Hakim Ketua Majelis,

                                   

SAMSUTA,Sm.Hk.                                        FEBY DANIAR MAHARRANI,SH.,MH

                                                                                    Hakim Anggota,

                                                                                    1.

                                                                                    RYAN PURNAMA GUMELAR,SH

                                                                                    2.

                                                                                    BACHTIAR RIFA’I

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s