SURAT DAKWAAN (TUGAS KULIAH)

KEJAKSAAN NEGERI SUBANG

“UNTUK KEADILAN”

SURAT DAKWAAN

NO. REG . PERKARA : PDM – 24 / SBG / 29 / 2011

       I.            IDENTITAS TERDAKWA

Nama Lengkap            : SENIMAN

Tempat Lahir               : Subang

Umur/ Tanggal Lahir   : 40 tahun/ 11 Januari 1971

Jenis Kelamin              : Laki-laki

Kebangsaan                 : Indonesia

Tempat tinggal            : Desa Bangun, Kabupaten Subang

Agama                         : Islam

Pekerjaan                     : Wiraswasta ( Pedagang Kambing )

    II.            PENAHANAN

Terdakwa ditahan oleh Pihak Kepolisian dengan jenis penahanan RUTAN sejak Tanggal 25 Maret 2011 sampai dengan di limpahkannya ke Pengadilan Negeri Subang.

 III.            DAKWAAN

                                           I.            PRIMER   : Bahwa ia terdakwa SENIMAN pada hari Minggu tanggal 25   

Maret 2011 sekitar jam 20.00 WIB atau setidak-tidaknya pada waktu lain dalam bulan Maret tahun 2011 bertempat tinggal di Desan Bangun Kabupaten Subang atau setidak-tidaknya di tempat lain yang masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Subang yang pada saat terjadinya perkelahian sampai mengakibatkan matinya orang lain yaitu korban SIMALAMA meninggal dunia, rangkaian kejadian tersebut adalah sebagai berikut :

         Bahwa pada waktu dan tempat sebagaimana telah diuraikan diatas, pada awalnya saksi III SIJUMPA melempari kambing milik saksi IV OLENG yang terjadi di lokasi Desa Bangun Kabupaten Subang. Akibat perkelahian saksi III atau anak korban yaitu  SIJUMPA mengalami luka-luka akibat pukulan saksi IV OLENG sehingga harus dibawa ke rumah sakit untuk mengobati luka-luka tersebut. Kejadian itu tidak dapat diterima oleh korban yaitu SIMALAMA  yang kemudian berniat membuat perhitungan. Pada malam harinya sekitar pukul 20.00 WIB atau setidak-tidaknya pada waktu lain atau setidak-tidaknya pada suatu waktu pada hari Minggu tanggal 25 Maret 2011 atau setidak-tidaknya pada hari lain di bulan Maret 2011 terdakwa SENIMAN menghampiri korban SIMALAMA di kedai di desa tersebut untuk membicarkan dan menyelesaikan permasalahan yang terjadi antara kedua anak mereka. Namun ketika korban SIJUMPA melihat terdakwa SENIMAN, korban SIJUMPA langsung mencabut golok dan menyerang terdakwa SENIMAN sambil berteriak “ku bunuh kau”. Terjadi perkelahian antara Korban SIJUMPA dengan terdakwa SENIMAN yang terdesak di dorong keluar kedai oleh SAMAD seseorang yang datang bersama korban SIMALAMA di kedai malam itu. Pada satu kesempatan terdakwa SENIMAN memukul kepala korban SIJUMPA dengan besi runcing lalu memukul tangan serta menusuk bagian tubuh korban antara dada sampai perut atau setidak-tidaknya bagian tubuh lain yang masih merupakan bagian tubuh korban SIJUMPA dengan besi runcing yang di bawa terdakwa SENIMAN sepulang menggembala kambing, dimana terdakwa SENIMAN melakukan penusukan tersebut karena emosi hingga mengakibatkan korban SIJUMPA meninggal dunia. Setelah itu menurut saksi I WARIAH istri korban  dan saksi III SIJUMPA anak korban mendengar bahwa terdakwa   SENIMAN berteriak “keluar kau Bonet, ayahmu sudah ku bunuh”, yang diucapkan terdakwa SENIMAN diluar rumah korban SIJUMPA atau setidak-tidaknya masih dalam lingkungan Desa Bangun kabupaten Subang.

         Perbuatan terdakwa diatur dan diancam dalam

Pasal 338 KUHP.

                                        II.            SUBSIDER  : Bahwa ia terdakwa SENIMAN pada waktu dan tempat tersebut

                                                      dalam dakwaan primer, terdakwa SENIMAN melakukan pemukulan  terhadap korban SIMALAMA hingga melakukan penusukan pada bagian tubuh korban  seperti yang dijelaskan dalam dakwaan primer hingga menyebabkan korban SIMALAMA meninggal dunia.

                                                            Perbuatan terdakwa diatur dan diancam dalam

                                       Pasal 351 ayat (3) KUHP.

                                     III.            LEBIH SUBSIDER : Bahwa ia terdakwa SENIMAN pada waktu dan tempat 

                                                                  tersebut dalam dakwaan primer dan subsider memukul                    kepala korban dengan besi runcing lalu menusuk bagian tubuh korban antara dada sampai perut atau setidak-tidaknya pada bagian tubuh lain hingga menyebabkan korban SIMALAMA meninggal dunia, tetapi pada saat itu terdakwa SENIMAN tidak mengetahui apakah korban SIMALAMA meninggal dunia atau tidak.

                                                                        Perbuatan terdakwa diatur dan diancam dalam

                                                      Pasal 359 KUHP.

 Subang, 1 April 2011,

JAKSA PENUNTUT UMUM

 

FEBY DANIAR MAHARRANI, SH

JAKSA MUDA/NIP. 521991123

 

 

RYAN PURNAMA GUMELAR, SH

JAKSA MUDA/NIP. 675287895

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s