Terkoneksi

image

Ini pukul 1:52 dini hari. Sudah masuk hari selasa. Di malam sebelumnya saya dan dia tidak bercakap-cakap dahulu. Aktivitas kami di jejaring sosial itu terakhir pukul sebelas siang pada senin yang cerah.
Jika pada hari hari sebelumnya saya menganggap hal itu biasa, maka berbeda dengan hari ini.
Sejak siang itu tidak ada aktivitas untuk bersua antara saya dengan dia. “Mungkin dia sibuk” begitu pikir saya. Saya tidak akan bernegative thinking.
Sampai beberapa jam terlewati. Dia belum memulai lagi aktivitasnya di jejaring sosial. Matahari berganti senja. Senja berganti malam. Gelap.
Pukul setengah delapan saya memutuskan untuk tidur. Tetapi dalam tidur, pikiran saya tidak bisa lepas dari dia. Perasaan saya tidak enak.
“Ada apa ini? Pasti telah terjadi sesuatu.” pikir saya malam itu.
Pukul dua belas lewat sedikit, perasaan yang mengusik saya, pikiran yang terus berbicara membuat saya terbangun dengan memikirkan satu nama.
Pesan yang saya kirimkan siang hari belum juga dia baca. Ada apa ini?? Saya rasa sesuatu telah terjadi dengannya. Tak kehabisan akal, akhirnya saya memutuskan untuk mengirim pesan lewat media yang lainnya. Masih juga belum ada balasan. Saya tunggu dengan perasaan yang kian memburuk.
“Aku tak enak badan, kecapean seperti.” Akhirnya jawaban itu yang saya dapatkan setelah menunggu.
Seketika air mata saya keluar. “Kau membuatku sedih, perasaanku tak pernah salah pasti sesuatu sedang terjadi padamu.” balasku.
Iya begitu lah saya. Saya bisa merasakan sesuatu tidak baik sedang terjadi pada orang yang saya sayangi.
Terkoneksi. saya menyebutnya begitu. Itu hanya terjadi pada orang-orang yang saya sayangi.
Apakah cinta dan sayang yang besar yang menjadikan terjadinya koneksi itu? Entahlah.
Yang pasti perasaan tak enak dan pikiran yang terus mengganggu ini berangsur membaik setelah saya tahu kabar darinya.
Bagaimana dengan kalian, apakah kalian juga bisa merasakan hal yang sama dengan saya jika seseorang yang kalian sayangi tengah mendapatkan hal yang tidak baik??
Jika ya, mari kita berbagi cerita. Ditemani senja, malam, hujan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s