Butuh Waktu Lebih dari 5 Menit

image

Hari Selasa 13 Oktober 2015. Saya terbangun masih dalam keadaan mengantuk. Semalam sembari ditemani Muse saya mulai meneruskan kisah mereka. Ah pantas saja pagi ini saya membutuhkan secangkir kopi.
Pukul 6.00 pagi ketika suasana dirumah terasa begitu hangat dengan celotehan mama tentang berita yang beredar di tv.. ocehan sang adik tentang kuliahnya.
“Kopi apa yang kau akan buat hari ini?”
“Sepertinya espresso, ma.” Sambil menyapukan blush on di kedua pipiku.
“Ayolah cepat jika tidak kau akan kehabisan waktu terbaikmu.” Celoteh mama lagi.
Entah saya yang terlalu lama di depan cermin atau entah jam dinding rumah yang terlalu cepat,tak terasa waktu menunjukan pukul 6.45. Sepertinya alasan pertama yang lebih masuk akal.
“Oh sial.” Umpatku.
Sepuluh menit sarapan tak masalah. 5 menit untuk menikmati kopi ku,ah itu yang jadi masalah.
Asal tau saja saya terbiasa berangkat jam 7 pagi untuk pergi ke gedung yang belum setahun menjadi tempat bekerja.
Tiktoktiktoktiktok sial waktu saya hampir habis. Bahkan kopi dalam gelas pun masih mengeluarkan uap panasnya.
Sruuupt… sruuupt ah kopi pagi ini rasanya tak senikmat biasanya. Ralat. Bukan kopinya tapi waktu untuk menikmatinya. Asal kau tahu saja butuh lebih dari 5 menit untuk menikmati kopi pagimu.

Posted from WordPress for Android

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s