Kembali

+ Boleh aku duduk disini? Bangku-bangku disini sudah terisi penuh.
– Silahkan. Mau pesan makan atau minum? Biar sekalian.
+ Mhh…boleh deh. Aku pesan espresso.
-Oke. Aku sering melihatmu kemari. Kau pelanggan setia di kedai ini?
+ Bisa di bilang begitu. Biasanya aku kemari setiap tanggal 2, 5, 10 dan 18.
– Ada apa dengan angka itu?
+ Ah itu rahasia.
– Apa kau sedang menunggu seseorang?
+ Ah pesanan kita datang.
– Aku tidak menyangka kau menyukai kopi.
+ Aku juga tidak tahu jika kau menyukai teh.
– Aku setiap selasa selalu mengunjungi kedai ini.
+ kenapa?
– Untuk mengenang seseorang. Dia sangat berarti. Kami sering menikmati tiramisu bersama di sini.
+ Lalu kemana dia sekarang?
– Dia telah pergi. Pergi dengan cinta yang dia percaya.
+ Lalu apa yang kau lakukan? Mencegahnya atau membiarkan begitu saja?
– Aku mengantarnya pergi. Melihat dia perlahan menjauh dari hadapanku.
+ Kenapa kau tidak mencegahnya?
– Untuk apa. Cinta yang baik itu melepaskan. Tidak memaksa. Lalu jika dia sudah tidak mau, aku bisa apa.
+ Kau menyesal?
– Penyesalan itu akan tetap ada. Tapi kau tidak perlu terlalu lama terjebak di dalamnya. Aku percaya suatu hari nanti akan datang lagi seseorang yang mampu mengobati luka.
+ Lalu kenapa sekarang kau masih mengenangnya disini?
– Karena aku masih butuh waktu untuk melupakannya. Hey aku sudah bercerita. Giliran kau sekarang. Kenapa kau kemari?
+ Aku sedang menunggu seseorang. Dia sangat berarti.
– Hahaha kau tidak lelah menunggu dia?
+ Kenapa harus lelah? Apa ada alasan yang membuat lelah ketika kita menunggu orang yang kita sayang? Aku rasa tidak ada.
– Menurutmu menunggu yang menyenangkan itu seperti apa?
+ Menunggu yang menyenangkan itu adalah menunggu dirinya. Menunggu dirinya yang suatu hari akan datang.
– Kau yakin dia akan datang?
+ Aku yakin. Atau lebih tepatnya meyakini.
– Ah kau sungguh luar biasa mau menunggu seseorang yang kau sayang hingga garis akhir. Ngomong-ngomong siapa yang sedang kau tunggu.
+ Dia sama sepertimu. Mari kita panggil saja dia Pria penyuka teh.

Posted from WordPress for Android

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s