Rindu yang Memegang Kendali

Hari ini 18 Oktober 2015. Sore hari sambil ditemani lagu lawas winter sonata aku mulai merangkai kata kata.
Hari ini ketika sedang menunggu senja aku teringat kamu. Lelaki yang  ditemukan kembali di bulan desember kala itu.
Aku tidak bisa menolak atau memilih ingin jatuh hati pada siapa. Aku juga tidak dapat menolak ingin rindu pada siapa.
Kala ini di sore hari aku merindukan kamu. Rindu kadang datang dengan tiba tiba bukan. Aku tidak bisa mencegahnya. Pertanyaan yang selalu aku tanyakan padamu “Kau sudah rindu aku belum?”
Aah lagu sudah mulai berganti. Kali ini ada 3 doors down dengan here without you nya. Di sini benar benar tanpa kamu.
Kamu dengan kesibukanmu. Aku dengan kesibukanku. Jangan lupa ya sapalah aku di tengah tengah kesibukanmu. Agar kau tak lupa aku. Agar aku ingat juga ada kamu. Tapi ah seberapa sibuknya aku, tak pernah lupa akan kamu.
Jalani apa yang menjadi keharusanmu. Nikmati duniamu. Bersenang senanglah. Pergilah ketempat yang kau mau. Jika kau lelah. Tunggu lah aku dan kita akan berjalan bersama.
Pertanyaanya lagi “Apa kau mau menggenggam tanganku?”
Entah kenapa dengan memikirkanmu aku selalu punya kalimat untuk di tulis.
Ah kamu sudah memenuhi otakku. Jangan lupakan aku ya.
Hey kamu tahu kan sore ini aku sedang rindu kamu.
Hari ini aku membaca lagi obrolan kita di 18 September kala itu. Ah itu menyenangkan.
Aku suka kamu. Itu akan selalu.
Pertanyaanya lagi “Kau sudah suka aku belum?”

Posted from WordPress for Android

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s