Tentang Hati yang Menetap

Senin 16 November 2015 jam 4.22 pm

Sore ini hujan. Hujan sebesar biji jagung dijatuhkan begitu saja. Dingin. Hujan menyimpan kenangan. Kali ini tentang perasaan.

Kau tahu seberapa dalam aku mencintaimu. Aku ingat ketika setiap kali akan menuliskan sebuah pesan untukmu. Dengan harap apa yang akan kau balas. Aku juga ingat  tak jarang kau hanya membaca pesanku saja. Tapi tak apa. Itu hak mu. Ketika kau membalas pesanku maka aku tahu kau masih berada di bumi dan aku tahu kabarmu.

Aku ingat tak jarang aku bangun tengah malam hanya untuk membalas pesanmu karena aku tak ingin membuatmu menunggu. Atau sekedar melihat apakah kau mengucapkan selamat malam untukku.

Jika kau hilang arah tolong datanglah padaku,ceritakan semua masalahmu. Aku ada.
Tidak mungkin aku meninggalkanmu.

Bisakah kau mempercayaiku?
Terkadang kau menganggapku ada. Terkadang kau membuat aku merasa kehilanganmu.

Kau tahu cinta ini terlalu dalam. Sulit melepaskanmu dalam pikiranku. Itu alasannya kenapa cinta ini selalu ada bahkan ketika kau menganggapku tidak ada karena aku mempunyai hati yang akan terus menetap kepadamu.

Posted from WordPress for Android

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s