Bahagiamu Lebih Penting Dari Apapun.

Pada akhirnya kau harus menerima bahwa orang yang kau inginkan,orang yang sering kau sebut namanya dalam doa,orang yang mati matian kau buat dia senang dan tak ingin membuat hatinya sedih ternyata meninggalkanmu secara perlahan lahan.
Menjauh dari hidupmu secara disiplin. Kamu yang secara optimal memperjuangkannya merasa perjuanganmu kali ini kau cukupkan. Ingatlah satu hal jika dia memang ditakdirkan tuhan untukmu maka dia akan kembali kepadamu. Aku sedih tentunya. Bukan oleh karena perasaanku terhadap dirinya. Itu sudah tidak penting lagi. Yang aku khawatirkan adalah bagaimana keadaanya sekarang.
Persahabatan kami bagiku lebih penting daripada perasaanku sendiri kepadanya. Adakah yang bisa mengembalikan dia orang yang aku sayang kembali menjadi dia yang dulu ku kenal?
Dulu kami begitu dekat meski jauh. Tapi kini terasa kami jauh. Semakin hari semakin jauh. Siapakah diantara kita yang perlahan menjauh mundur? Bisakah kita tetap berteman seperti biasanya? Berbicara tentang banyak hal yang kita sukai? Atau sekedar saling berbagi video tentang apa saja? Tidak bisakah kita seperti dulu lagi?
Pada akhirnya aku dipaksa untuk melepaskanmu. Melepaskan semua kenangan tentang kita. Aku kehilanganmu. Aku masih mencintai kamu orang yang sama. Tapi tenanglah cintaku tidak akan memaksa jika kau masih belum bisa melepaskan perasaanmu pada masa lalumu. Kebahagianmu lebih penting dari perasanku. Aku sedih melihat kau yang seperti ini.
Apa pada akhirnya kita harus saling melepaskan tanpa ada sebuah kata perpisahan?
Aku ini temanmu. Bisakah kau mempercayakan aku sebagai temanmu? Sekali lagi bagiku bahagiamu lebih penting dari rasa sayang dan cinta yang setiap hari aku pupuk untuk kamu. Jika pada akhirnya kau tidak denganku asal kau tidak sedih maka aku tak mengapa. Aku hanya mau kamu yang dulu. Kita teman kan.
Mungkin bagiku berat karena terika oleh janji yang kita ucapkan untuk saling menunggu. Tapi aku tak ingin melihat kau bersedih seperti ini. Bisakah kau tersenyum lagi? Aku merindukan senyummu. Atau celotehanmu di tengah malam.
Kau masih segalanya bagiku. Kau masih orang yang aku sayangi, kau masih orang yang aku cintai dan kau masih orang yang aku rindukan. Biarkan rasa ini aku tanam sendiri. Karena bagiku bahagiamu lebih penting dari apapun.

Posted from WordPress for Android

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s