Mereka berteriak

Mereka berteriak
Mereka memohon
Mereka bahkan mengiba
Mengiba pada kau orang diatas sana
Tapi kau acuh
Tapi kau lupa
Bahkan kau tuli
Kau memaksa untuk menutup sebelah matamu
Tapi kau tak acuh
Kau tak lupa
Bahkan kau tak tuli
Untuk orang-orang tertentu
Apakah kau tahu
Mereka adalah ular-ular berbisa
Bermulut manis mengumbar manja
Tapi itu dulu
Kini apa kau berbeda
Kini apa kau membelalakan kedua matamu
Apa kau mendengarkan dengan kedua telingamu
Untuk mereka yang berteriak
Bukan mereka yang bermulut manis mengumbar manja
Tapi untuk mereka burung-burung pipit
Yang tak semua orang memperhatikannya
Karena mereka rapuh
Karena mereka kecil
Karena mereka adalah mereka
Orang-orang kecil itu
Mereka bukan gagak-gagak yang gagah
Bukan ular berbisa
Dan bukan pula seekor singa
Tapi ini dirimu
Dirimu hai orang diatas sana
Yang mempunyai kekuasaan
Saatnya
Kau dengarkan
Teriakan mereka
Permohonan mereka
Saatnya
Kau berikan perhatian untuk mereka
Yang berteriak
Mereka yang sembunyi
Karena tertutup besi-besi baja
Yang menghalangi mereka untuk bergerak
Saatnya kau tunjukan
Bahwa dulu berbeda jaman dengan sekarang
Dan kau tahu
Bahwa kau bisa berubah untuk mereka yang masih berteriak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s